Juli 8, 2020 Oleh admin Off

Ninja ‘test’ Stream di YouTube, Akankah Menjadi Platform Barunya?

Bangkrutnya platform straming milik Microsoft, Mixer, membuat streamer-streamer terkenal yang menggunakannya seperti Shroud dan Ninja nasibnya menjadi tidak jelas. Sebenarnya Mixer memberi penawaran agar para pertnernya pindah ke Facebook Gaming dan bahkan menyiapkan bonus bagi mereka yang menyetujuinya. Tetapi Shroud dan Ninja terlihat sama sekali tidak tertarik.

Kemarin, secara tidak sengaja akun YouTube milik Ninja menampilkan ‘test’ stream secara publik tanpa adanya thumbnail, judul maupun deskripsi. Tidak lama berselang, pengaturan privasi ‘test’ stream itu di ubah menjadi private. Kelihatannya, Ninja tidak berencana membuat stream itu dilihat banyak orang.

Bisa jadi ini adalah sebuah pertanda bahwa Ninja akan menjadikan YouTube sebagai platform streaming barunya. Jessica Blevins, istri sekaligus manajer Ninja mengatakan bahwa para fans masih harus sabar menunggu sampai minggu ini. Apakah akan ada pengumuman mengenai “tempat” streaming baru Ninja?

Disisi lain banyak yang bertanya-tanya mengapa Ninja tidak kembali ke Twitch saja setelah bangkrutnya Mixer. Sebelumnya, Blevins pernah memberikan pernyataan kalau kontrak Ninja dan Twitch membuat sang streamer sulit berkembang diluar konten gaming karena ketatnya pembatasan.

Tentunya tidak murah untuk mendatangkan streamer sekelas Ninja. YouTube harus menyiapkan uang dalam jumlah besar karena  ketika masih berpartner dengan Mixer, bayaran Ninja diperkirakan berkisar antara 20 hingga 30 juta USD. Pastinya jumlah tersebut bukanlah angka yang kecil.

 Meskipun popularitasnya masih kalah dari Twitch, YouTube sepertinya sudah siap untuk bersaing dengan platform stream yang dimiliki Amazon tersebut. Jika berhasil mendatangkan Ninja, tidak mustahil fans dan streamer lannya akan ikut masuk ke YouTube. Kalau Ninja masuk YouTube apakah Shroud akan menyusul? Bagaimana pendapat kamu?