Juli 6, 2020 Oleh admin Off

Faktor Penyebab RRQ Hoshi Menjuarai MPL Invitational

Tidak butuh waktu lama untuk mengetahui siapa juara MPL Invitational 2020. RRQ Hoshi benar-benar mendominasi semua babak dalam turnamen kali ini. Bahkan Resurgence yang ingin balas dendam karena telah dikirim ke lower bracket pada pertemuan sebelumnya malah dihancurkan RRQ Hoshi.

Bahkan tidak hanya menjadi juara, RRQ Hoshi juga menyandang rekor tidak terkalahkan selama turnamen. EVOS Legends yang telah lama menjadi rivalnya di Indonesia dan Resurgence dari Singapura/Malaysia juga tidak mampu menangani permainan Lemon cs.

Lalu apa yang membuat permainan RRQ pada turnamen kali ini begitu mengesankan?

Pertama, mereka memiliki pemain-pemain yang sedang dalam puncak performanya. Lemon yang merupakan salah satu player veteran d Mobile Legends tetap stabil dalam segi mekanik. Ia mampu memainkan berbagai macam role sesuai kebutuhan tim dan membuatnya semakin bersinar.

Selanjutnya ada Tuturu, XIN, VYN, R7, dan LJ yang juga sama-sama sudah merasakan berbagai macam pengalaman dari yang pahit sampai manis. Keseimbangan kekuatan pada semua lini membuat RRQ Hoshi hampir tidak mempunyai celah yang bisa di eksploitasi oleh lawan-lawannya, terutama pada turnamen ini.

Kedua, kepercayaan diri yang tinggi dari tim. Dilihat dari komposisi pemainnya RRQ tahu bahwa mereka berada beberapa langkah didepan dari pada kontestan lainnya. Tidak peduli bagaimana draftingnya, RRQ tetap memainkan hero-hero yang mereka inginkan.

Pemilihan Gatotkaca, Balmond dan hero-hero niche pick yang lain memperlihatkan bahwa drafting bukanlah sebuah masalah karena strategi, skill, dan kekompakanlah yang terpenting. Lawan mereka hampir tidak pernah melakukan banned pada hero-hero yang dipilih pemain RRQ. Mereka bisa menggunakan hero apapun dan memainkannya dan memainkannya dengan mahir.

Ketiga, tidak banyak perubahan pada squad membuat tim lebih harmonis. RRQ yang komposisi squadnya tidak banyak berubah setelah turnamen MPL S5 berakhir membuat mereka lebih kompak dibanding lawan-lawannya.

Beberapa lawan mereka menutup kelemahan yang dimilikinya dengan cara mendatangkan pemain baru. Memang kemungkinan tim untuk berkembang tetap ada tetapi chemistry antar pemain yang menjadi masalahnya. RRQ yang squadnya sudah bersama-sama sejak lama tidak memiliki masalah seperti itu.

Kemudian apakah RRQ tidak bisa dikalahkan? Tentu saja bisa. Namun mungkin bukan karena lawannya bisa mengimbangi permainan mereka, tetapi RRQ sudah bosan menjadi tim juara.

Kalau hal seperti ini terus berlanjut bukan tidak mungkin RRQ akan membungkus piala MPL ketiga dan trofi M2 sebagai target berikutnya. Bagaimana pendapat kamu tentang permainan RRQ Hoshi di MPLI?