Dua Negara Ini Akhirnya Buka Pemblokiran untuk Game PUBGM
September 24, 2020 Oleh Dewi Sartika Off

Dua Negara Ini Akhirnya Buka Pemblokiran untuk Game PUBGM

Belum lama ini, Pemerintah India telah memblokir semua aplikasi dan game asal Tiongkok, termasuk diantarannya PUBG Mobile besutan Tencent. Pemblokiran tersebut dilakukan lantaran adanya pengiriman data-data pribadi rakyat India menuju sebuah server di Cina.

Dengan kata lain, Pemerintah India khawatir data-data pribadi masyarakat mereka disalahgunakan. Namun tidak sedikit yang meyakini bahwa pemblokiran tersebut terjadi karena adanya perang dingin antara India dengan Cina di beberapa perbatasan kedua negara.

Tentu saja keputusan ini membuat para pengguna PUBGM di India merasa kecewa, dan pihak PUBG Corporation sedang berusaha untuk bernegosiasi dengan pemerintah setempat agar pemblokiran tersebut kembali dibuka.

Tapi perlu diketahui bahwa India bukan satu-satunya Negara yang melakukan pemblokiran terhadap PUBGM. Ada juga beberapa negara lain yang pernah melakukan hal serupa.

Contohnya Pakistan, dibawah pemerintahan Imran Khan, Negara tersebut memblokir PUBGM sejak Juli 2020 lalu. Alasannya, karena mereka menganggap game Battle Royale ini membawa banyak dampak negatif pada para generasi muda.

PAKISTAN: BAWA DAMPAK NEGATIF UNTUK GENERASI MUDA

Namun, hal tersebut membuat anak-anak muda disana melakukan aksi protes, dengan dalih PUBGM adalah media sosialisasi diantara kaula muda.

Akhirnya, hanya berselang 10 hari setelah pemblokiran aplikasi tersebut, atau tepatnya pad 30 Juli 2020, Pemerintah Pakistan membukanya kembali.

NEPAL: MEMICU TINDAK KEKERASAN

Sebelumnya atau pada bulan April 2019, ada Nepal yang melakukan Pemblokiran terhadap Game PUBG Mobile.

Lembaga pemerintah Nepal yang menaungi bidang telekomunikasi (NTA) menyatakan kekhawatiran atas dampak buruk yang bisa menimpa generasi muda.

Game tersebut mereka anggap terlalu adiktif, bisa memunculkan candu yang juga memicu tindak kekerasan di kalangan para penggunanya.

Namun, seminggu kemudian lembaga pengadilan memutuskan bahwa pemblokiran terhadap PUBG Mobile tidaklah masuk akal. Sebab game ini tidak merusak dan menjadi sarana untuk bersosialisasi sesama remaja.

Di Indonesia sendiri sempat hampir ada tindakan serupa, menyusul adanya aksi terorisme di Selandia Baru, dimana teroris bertindak seperti karakter di game PUBGM untuk membantai kaum muslimin yang sedang melangsungkan ibadah Solat Jum’at.